Ragam

SAHABAT MAHA MENGECAM KERAS TAYANGAN TRANS7 YANG DIDUGA MELECEHKAN PESANTREN DAN ULAMA

437
×

SAHABAT MAHA MENGECAM KERAS TAYANGAN TRANS7 YANG DIDUGA MELECEHKAN PESANTREN DAN ULAMA

Share this article

LIPUTAN NUSANTARA NEWS .COM — Sahabat MAHA (Meaning Of Humanity) mengecam keras tayangan salah satu program di stasiun televisi Trans7 yang diduga telah melecehkan pesantren dan ulama. Tayangan tersebut dinilai tidak hanya merendahkan martabat kalangan santri, tetapi juga mencederai nilai-nilai luhur tradisi pesantren yang selama ini menjadi benteng moral bangsa Indonesia.

Dalam pernyataan sikap resmi yang dirilis pada Selasa (14/10/2025), Sahabat MAHA menuntut klarifikasi terbuka dan permintaan maaf resmi dari pihak Trans7 dalam waktu 1×24 jam. Mereka menilai tindakan ini penting untuk menjaga kehormatan pesantren, ulama, serta mencegah keresahan di tengah masyarakat.

 “Kami sangat menyesalkan tayangan yang ditampilkan oleh Trans7. Konten tersebut tidak pantas disiarkan di ruang publik, karena berpotensi merusak citra pesantren dan menyinggung perasaan umat Islam,” ujar Mufid, salah satu anggota Sahabat MAHA, dalam keterangan tertulisnya.

Mufid menegaskan bahwa pesantren selama ini berperan besar dalam membentuk karakter bangsa, menanamkan nilai-nilai keislaman, dan mencetak generasi berakhlak mulia. Karena itu, setiap bentuk pelecehan terhadap lembaga pesantren dan ulama sama saja dengan merendahkan jati diri bangsa.

“Kami meminta Trans7 untuk segera memberikan klarifikasi terbuka dan permintaan maaf secara resmi kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya kepada para ulama dan santri. Jika tidak, kami bersama masyarakat pesantren akan menyerukan aksi nasional untuk memboikot tayangan-tayangan Trans7,” tegasnya.

Sementara itu, Sahabat Rifqi anggota Sahabat MAHA, menambahkan bahwa pihaknya akan terus mengawal kasus ini hingga ada tanggung jawab moral dari pihak Trans7.

“Kami tidak menuntut lebih, hanya keadilan dan penghormatan terhadap marwah pesantren. Media seharusnya menjadi alat edukasi dan pemersatu, bukan justru memecah belah dan menistakan simbol keagamaan,” ujarnya.

Gerakan solidaritas Sahabat MAHA pun mendapatkan dukungan luas dari berbagai kalangan masyarakat umum. Tagar #BoikotTrans7 kini ramai disuarakan di berbagai platform media sosial sebagai bentuk tekanan moral agar pihak Trans7 segera mengambil langkah bertanggung jawab.

Di akhir pernyataannya, Sahabat MAHA menegaskan:

“Pesantren dan ulama adalah cahaya peradaban bangsa. Menjaga kehormatannya berarti menjaga martabat Indonesia.”

 

(Umam Malik)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *