BeritaRagam

Mahasiswa IAI-MU Pamekasan Raih Juara II LKTI Nasional di UIN Madura

369
×

Mahasiswa IAI-MU Pamekasan Raih Juara II LKTI Nasional di UIN Madura

Share this article

Liputan Nusantara News .Com – Mahasiswa Institut Agama Islam Miftahul Ulum (IAI-MU) Pamekasan, Ahmad Fawaidul Mubarok dan Faisol, berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional setelah meraih Juara II Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) pada ajang Dies Maulidiyah IX KSEI FPM Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Madura, yang diselenggarakan pada Sabtu (4/7/2026).

Kompetisi ilmiah bergengsi tersebut diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia. Setiap peserta diwajibkan mengirimkan karya tulis ilmiah terbaik yang selanjutnya diseleksi oleh dewan juri berdasarkan aspek orisinalitas, kualitas analisis, relevansi tema, serta kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan.

Melalui proses seleksi yang berlangsung ketat, hanya enam perguruan tinggi yang dinyatakan lolos ke babak semifinal, yakni Institut Agama Islam Miftahul Ulum (IAI-MU) Pamekasan, Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) Gresik, Universitas Syekh Wasil Kediri, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA), Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, dan UIN Madura selaku tuan rumah.

Pada babak semifinal, seluruh peserta mempresentasikan hasil penelitian di hadapan dewan juri yang terdiri atas akademisi dan praktisi. Penilaian tidak hanya berfokus pada kualitas karya tulis ilmiah, tetapi juga kemampuan peserta dalam menyampaikan gagasan, mempertahankan argumentasi, serta menjawab pertanyaan secara ilmiah dan sistematis.

Hasil penilaian mengantarkan tiga tim terbaik melaju ke babak final, yakni IAI-MU Pamekasan, Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) Gresik, dan Universitas Syekh Wasil Kediri.

Pada babak final, seluruh finalis dihadapkan pada tantangan berupa studi kasus (study case) yang harus dianalisis dan diselesaikan dalam waktu 30 menit. Selanjutnya, masing-masing tim mempresentasikan hasil analisis beserta solusi yang ditawarkan di hadapan dewan juri, kemudian mengikuti sesi tanya jawab untuk menguji kemampuan berpikir kritis, ketajaman analisis, kreativitas dalam memecahkan persoalan, serta kekuatan argumentasi ilmiah.

Dalam tahapan penentuan tersebut, Ahmad Fawaidul Mubarok dan Faisol mampu menunjukkan performa yang konsisten. Analisis yang sistematis, penyampaian materi yang komunikatif, serta kemampuan menjawab pertanyaan dewan juri secara meyakinkan mengantarkan keduanya meraih Juara II Tingkat Nasional.

Capaian tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa IAI-MU Pamekasan memiliki kapasitas akademik, kemampuan riset, dan daya saing yang mampu bersaing dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Keberhasilan itu juga memperkuat komitmen institusi dalam membangun budaya akademik yang mendorong lahirnya penelitian dan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Ahmad Fawaidul Mubarok mengungkapkan rasa syukur atas prestasi yang diraih bersama rekannya. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras, proses belajar yang berkelanjutan, serta dukungan dari dosen pembimbing dan seluruh civitas akademika IAI-MU Pamekasan.

“Ke depan, kami berharap semakin banyak mahasiswa IAI-MU Pamekasan yang berani berkompetisi, menghasilkan karya ilmiah yang inovatif, serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, prestasi tersebut bukan menjadi titik akhir dari perjalanan akademiknya, melainkan awal untuk terus berkarya dan meningkatkan kualitas diri.

“Prestasi ini bukanlah akhir dari perjalanan kami, tetapi menjadi motivasi untuk terus belajar, melakukan penelitian, dan membawa nama baik IAI-MU Pamekasan di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.

Keberhasilan Ahmad Fawaidul Mubarok dan Faisol di ajang LKTI Tingkat Nasional diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan budaya riset, memperkuat inovasi, dan aktif mengikuti berbagai kompetisi ilmiah. Selain mengharumkan nama almamater, capaian tersebut menunjukkan bahwa semangat belajar, kolaborasi, dan dedikasi yang tinggi mampu mengantarkan mahasiswa meraih prestasi serta berkontribusi bagi kemajuan ilmu pengetahuan di tingkat nasional.

(Umam Malik)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *