BeritaRagam

Krisis Air di Tengah Kemarau, FORKOM Karangdurin Bergerak Bantu Warga Karangpenang

84
×

Krisis Air di Tengah Kemarau, FORKOM Karangdurin Bergerak Bantu Warga Karangpenang

Share this article

Sampang _ Kemarau panjang mulai dirasakan dampaknya oleh masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Sampang. Salah satunya masyarakat Karangpenang yang menghadapi keterbatasan ketersediaan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Di tengah kondisi tersebut, Forum Komunikasi Mahasiswa (FORKOM) Karangdurin mengambil langkah nyata dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat Karangpenang pada 11 September 2026.

Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial FORKOM Karangdurin terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan. Air bersih yang disalurkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga di tengah kondisi kemarau yang berkepanjangan.

Ketua Plt. FORKOM Karangdurin, Fawaid, menyampaikan bahwa gerakan tersebut lahir dari keprihatinan terhadap kondisi masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

“Gerakan ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat Karangpenang yang terdampak kekeringan akibat kemarau panjang. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air bersih,” ujar Fawaid.

Menurut Fawaid, persoalan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang tidak boleh luput dari perhatian. Karena itu, selain bergerak secara mandiri, FORKOM Karangdurin juga berharap pemerintah daerah dapat mengambil peran lebih besar dalam menangani persoalan kekeringan yang dialami masyarakat.

“Saya juga berharap pemerintah daerah hadir memberikan bantuan kepada masyarakat Karangpenang yang terdampak kekeringan. Pemerintah tentu memiliki peran penting dalam memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses terhadap kebutuhan dasar, termasuk air bersih,” katanya.

Sementara itu, Juhari, salah seorang warga Karangpenang, mengapresiasi langkah FORKOM Karangdurin yang turun langsung memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada pengurus FORKOM Karangdurin atas bantuan air bersih tersebut. Bantuan ini sangat membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan air,” ungkap Juhari.

Penyaluran air bersih tersebut tidak hanya menjadi aksi sosial, tetapi juga menjadi pengingat bahwa persoalan kekeringan membutuhkan perhatian dan keterlibatan berbagai pihak.

Kehadiran FORKOM Karangdurin di tengah masyarakat menunjukkan bahwa organisasi mahasiswa tidak hanya memiliki peran dalam ruang akademik dan organisasi, tetapi juga dapat mengambil bagian dalam menjawab persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.

Di sisi lain, kondisi tersebut juga menjadi momentum bagi pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat langkah penanganan kekeringan, sehingga persoalan air bersih tidak hanya ditangani ketika kondisi sudah semakin sulit.

(F/Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *