LIPUTAN NUSANTARA NEWS .COM – Laskar Hubbul Wathon Kabupaten Sampang menyelenggarakan kegiatan “Syukur dan Doa untuk Syikhona Mohammad Kholil” yang berlangsung secara khidmat di Pendopo Kecamatan Karang Penang, Selasa (25/11/2025). Acara ini menjadi bagian dari kegiatan serentak di seluruh kecamatan se-Kabupaten Sampang sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan warisan intelektual seorang ulama besar yang baru-baru ini dianugerahi gelar Pahlawan Nasional, yaitu Syikhona Mohammad Kholil Bangkalan.
Sebagai tokoh nasional, Syikhona Mohammad Kholil memiliki kontribusi yang sangat besar bagi Madura dan umat Islam Indonesia. Beliau bukan hanya ulama karismatik, tetapi juga mursyid yang berjasa dalam membentuk arah kelahiran Nahdlatul Ulama serta menjaga ruh keislaman yang berakar pada tradisi pesantren. Pengakuan negara melalui penganugerahan gelar Pahlawan Nasional meneguhkan kedudukan beliau sebagai figur penting dalam sejarah keagamaan, kebangsaan, dan pendidikan Islam di Nusantara.
Kegiatan ini bertujuan meneguhkan kembali nilai-nilai ajaran Syikhona Kholil yang berperan besar dalam perkembangan keilmuan pesantren. Melalui syukur dan doa bersama, panitia berharap masyarakat dapat menjaga tradisi keagamaan yang moderat, teduh, dan selaras dengan ajaran para ulama salaf. Momentum ini sekaligus mengajak masyarakat untuk meneladani integritas moral, keberanian spiritual, dan visi kebangsaan yang diajarkan oleh Syikhona Mohammad Kholil.
Acara dimulai pukul 10.00 WIB dan diikuti para tokoh agama, pemuda, serta masyarakat setempat. Rangkaian kegiatan berjalan tertib dan penuh kekhusyukan, diawali dengan Pembukaan serta Mau’idzoh oleh Kiai Zuhud Abd, yang menekankan pentingnya menjaga warisan para ulama, terutama setelah pengakuan negara terhadap jasa besar Syikhona Kholil.
Kegiatan berlanjut dengan Istighosah yang dipimpin Kiai Hasan Qodir, mengajak jamaah menghidupkan kembali doa-doa warisan Syikhona Kholil yang sarat makna spiritual dan kekuatan batin. Setelah itu, Ustadz Bahrul Kamil memimpin Pembacaan Sholawat, menambah kekhidmatan suasana melalui lantunan pujian kepada Rasulullah SAW.
Pada sesi sambutan, Kiai Faisol Mansur menegaskan bahwa pengakuan negara terhadap Syikhona Kholil sebagai Pahlawan Nasional harus menjadi pengingat penting bagi generasi muda untuk terus menjaga tradisi pesantren, nilai akhlak, dan semangat kebangsaan. Menurutnya, warisan keilmuan Syikhona Kholil bukan hanya untuk dikenang, tetapi untuk diamalkan dalam kehidupan sosial, budaya, dan keagamaan masyarakat.
Acara ditutup dengan Pembacaan Doa, memohon keberkahan dan kekuatan agar masyarakat terus mampu menjaga ajaran Ahlus Sunnah wal Jamaah, memelihara marwah pesantren, serta memperkuat persatuan umat di tengah berbagai dinamika zaman.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Laskar Hubbul Wathon berharap masyarakat Karang Penang khususnya, dan Kabupaten Sampang pada umumnya, semakin tergerak untuk menjaga warisan intelektual dan spiritual ulama Nusantara, khususnya Syikhona Mohammad Kholil sebagai tokoh nasional yang pengaruhnya sangat besar dalam perkembangan Islam tradisional di Indonesia. Acara berlangsung lancar, tertib, dan penuh makna hingga selesai.
(Umam Malik)













